
“Apakah prop firm itu mencurigakan?” “Ada orang yang bilang ‘jangan’, tapi sebenarnya bagaimana?”
Jika Anda telah terus melakukan trading forex internasional, pasti pernah memiliki pertanyaan seperti ini.
💭 “Ada desas-desus tidak bisa menarik dana…” “Saya dengar lebih dari 50 perusahaan bangkrut…” “Tapi, bisa mengelola dana besar tanpa modal sendiri itu menarik…”
Saya sendiri, dengan menjalankan saluran YouTube “Prop Firm Dissector” dan melakukan lebih dari 30 program pemberian, serta berpartisipasi dalam Pameran Dunia Dubai 2025, telah melihat sisi terang dan gelap dari industri prop firm.
Untuk menyimpulkannya, industri prop firm memiliki perbedaan yang sangat jelas antara “broker yang tidak dapat dipercaya” dan “broker yang dapat dipercaya”. Itulah sebabnya, jika Anda memiliki pengetahuan yang tepat, prop firm dapat menjadi pilihan yang kuat sebagai alternatif trading forex internasional.
📌 Kesimpulan dari artikel ini (ringkasan 3 menit)
- Realitas di balik “prop firm itu mencurigakan” → Memang benar bahwa lebih dari 50 perusahaan menghilang selama periode pemangkasan industri. Namun, broker yang bertahan hidup telah meningkatkan kredibilitas mereka
- Makna sebenarnya dari “jangan gunakan prop firm” → Berisiko jika Anda memilih broker yang salah. Sebaliknya, jika dipilih dengan benar, tidak ada masalah
- Alasan mengapa Anda harus memulai prop firm sekarang → Reformasi hukum pada tahun 2026 akan menyulitkan setoran dan penarikan dana forex internasional. Prop firm kurang terpengaruh oleh perubahan ini
- Cara memulai yang direkomendasikan → Coba dulu uji coba gratis dari Fintokei
📖 Apa yang akan Anda pelajari dari artikel ini
- 6 alasan mengapa “prop firm itu mencurigakan” dikatakan
- Bantahan berbasis fakta untuk alasan-alasan tersebut
- Cara membedakan broker terpercaya vs broker yang harus dihindari
- Dasar mengapa prop firm akan lebih menguntungkan daripada forex internasional pada tahun 2026
- Tanya jawab umum (FAQ)
- Cara mencoba secara gratis sekarang juga


6 alasan mengapa dikatakan “prop firm itu mencurigakan”
Pertama, mari kita atur alasan mengapa prop firm dikatakan “mencurigakan” dan “jangan gunakan”.
Baru-baru ini, Pak Manbou (@manbou_sousai), yang terkenal dengan informasi forex internasional, memposting di X tentang “Alasan broker forex internasional besar tidak memasuki prop firm”yang menjadi topik pembicaraan.

🔍 6 alasan mengapa dikatakan “mencurigakan”
- Model bisnisnya berlawanan dengan forex internasional (bisnis biaya ujian)
- Struktur dimana trader yang menang menjadi rugi untuk broker
- Banyak masalah seperti penolakan penarikan dana dan kecaman
- Regulasi hukum yang belum memadai
- Broker forex internasional besar tidak memasuki pasar
- Lebih dari 50 perusahaan menghilang pada 2023-2025
Klaim-klaim ini, sampai batas tertentu merupakan fakta. Itulah sebabnya suara “mencurigakan” juga dapat dipahami.
Namun, jika menggali lebih dalam alasan-alasan tersebut, kesimpulannya bukan “semua buruk” melainkan “pemilihan broker yang penting”.
Memeriksa 6 “alasan mencurigakan” secara menyeluruh
Alasan ① “Model bisnis berlawanan” → Jadi mereka bisa saling melengkapi
Yang dikatakan: Prop firm mendapatkan pendapatan dari biaya ujian/ujian ulang. Forex internasional mendapatkan pendapatan dari spread. Ini sangat berbeda.
Fakta: Memang benar berbeda. Tapi itulah sebabnya mereka menjadi “saling melengkapi” bukan “kompetitor”.
- Forex internasional → Untuk orang yang ingin melakukan trading high leverage dengan modal sendiri
- Prop firm → Untuk orang yang memiliki kemampuan tetapi kurang modal, atau ingin meminimalkan risiko
Tidak ada hubungannya jika restoran ramen tidak menjual kari. Masing-masing pemain memiliki kekuatan mereka sendiri di pasar masing-masing.

Alasan ② “Trader yang menang membuat broker rugi” → Sama seperti struktur forex internasional
Yang dikatakan: Prop firm harus membayar keuntungan kepada peserta yang lulus, jadi semakin banyak pemenang, semakin banyak kerugian.
Fakta: Ini pada dasarnya sama dengan “B-Book” di forex internasional.
Banyak broker forex internasional mengadopsi model “B-Book” dimana mereka menerima order pelanggan secara internal alih-alih meneruskannya ke pasar. Ini adalah struktur di mana “jika pelanggan kalah, broker mendapatkan keuntungan”, dan dalam hal konflik kepentingan, sama dengan prop firm.
Malah, prop firm umumnya memiliki tingkat kelulusan ujian sekitar 5-20%, dan menggunakan pendapatan dari biaya ujian untuk mempertahankan bisnisnya.
Alasan ③ “Banyak masalah penolakan penarikan dana” → Perbedaan besar antar broker
Yang dikatakan: Tidak bisa menarik dana, layanan buruk, tiba-tiba menghentikan layanan, dll.
Fakta: Sayangnya, memang ada broker yang tidak bermoral. Itulah mengapa “pemilihan broker” sangat penting.
Di sisi lain, broker lama yang terpercaya sama sekali berbeda.
✅ Prestasi prop firm terpercaya
- FTMO: Didirikan pada 2015, peringkat 1 selama 2 tahun berturut-turut di Deloitte Fast 50, diliput Forbes, total pembayaran melebihi $1,7 miliar
- Fintokei: Masuk ke Jepang pada Januari 2023, banyak laporan penarikan dana di media sosial, dukungan bahasa Jepang memadai
- SuperFunded: Didirikan pada 2021, bermitra dengan Eightcap (regulasi ASIC), dukungan bahasa Jepang 24 jam
- Fundora: Pra-peluncuran Januari 2025, berasal dari Jepang, sudah dikonfirmasi ke Otoritas Jasa Keuangan


【Tabel Perbandingan】 Ciri prop firm terpercaya vs broker yang harus dihindari
Lalu, broker mana yang sebaiknya dipilih? Silakan lihat tabel perbandingan berikut.
✅ Tabel perbandingan prop firm terbaik 2025
| Nama Perusahaan | Tahun Didirikan | Prestasi Penarikan Dana | Dukungan Bahasa Jepang | Maksimum Dana | Penilaian Kredibilitas |
|---|---|---|---|---|---|
| 🥇 Fintokei | 2023 | ◎ Banyak | ◎ Memadai | 50 juta Yen |
