Terakhir diperbarui: 17 Maret 2026
“Apa itu Daily Drawdown?” “Apa bedanya dengan Maximum Drawdown?” “Saya dengar Trailing Type berisiko, mengapa?”—Saat menantang prop firm, aturan Drawdown (batasan kerugian) adalah tembok pertama yang harus diatasi.
Faktanya, banyak trader yang tidak memahami aturan drawdown dengan benar berakhir dengan kesedihan “didiskualifikasi sebelum mencapai target keuntungan”. Pengetahuan tentang cara tidak terdiskualifikasi jauh lebih penting daripada keterampilan menghasilkan keuntungan, yang merupakan langkah pertama dalam menaklukkan prop firm.
Setelah persiapan alat trading di Panduan Lengkap MT4/MT5 Bagian 2, kali ini kita akan mengulas tuntas “Drawdown” yang mutlak harus dipahami sebelum memulai perdagangan. Kita akan menjelaskan secara rinci empat konsep: Daily Drawdown, Maximum Drawdown, Static Type, dan Trailing Type dengan contoh angka yang konkret.
Anda akan belajar:
- Apa itu drawdown (penjelasan dari awal untuk pemula FX)
- Cara menghitung Daily Drawdown (batasan harian) dan kapan direset
- Bagaimana cara kerja Maximum Drawdown (batasan total) dan contoh kasusnya
- Perbedaan antara Static Type dan Trailing Type (yang paling penting)
- Mengapa Trailing Type disebut “semakin menghasilkan keuntungan, semakin terjepit”
- Perbandingan drawdown Fintokei, FTMO, FundedNext, SuperFunded
- 5 langkah nyata bagi pemula untuk menghindari diskualifikasi
【Kesimpulan】Pemula sebaiknya memilih prop firm dengan “Static Type” untuk mengurangi risiko diskualifikasi secara signifikan

Guru, tipe drawdown ada bermacam-macam ya? Rasanya kepala mau pecah…

Tenang saja. Yang perlu diingat hanyalah satu—Jika Anda memilih perusahaan dengan “Static Type”, pemula pun bisa berdagang tanpa khawatir drawdown. Kita akan bahas satu per satu ya.
Saya akan menyampaikan kesimpulannya terlebih dahulu. Aturan drawdown prop firm dapat dibagi menjadi 4 jenis secara garis besar, tetapi perbedaan antara “Static Type” dan “Trailing Type” adalah poin yang paling penting bagi pemula.
Jenis drawdown dan dampaknya bagi pemula
- Daily Drawdown: Batasan kerugian harian maksimal (umumnya -5% di hampir semua perusahaan)
- Maximum Drawdown: Batasan kerugian total sepanjang periode (biasanya -8% hingga -10%)
- Static Type: Standar yang tetap → Cocok untuk pemula. Perhitungannya sederhana dan aman
- Trailing Type: Standar naik seiring keuntungan → Untuk trader tingkat lanjut. Semakin menghasilkan keuntungan, semakin dekat dengan garis diskualifikasi
Misalnya, Fintokei menggunakan Static Type, jadi garis diskualifikasi yang dihitung dari modal awal tidak berubah. Artinya, semakin Anda menghasilkan keuntungan, jarak ke garis diskualifikasi akan semakin lebar, sehingga Anda bisa berdagang dengan lebih tenang secara psikologis.
Di sisi lain, perusahaan yang menggunakan Trailing Type, garis diskualifikasi akan naik seiring keuntungan yang dihasilkan. Akibatnya, “meskipun sudah menghasilkan keuntungan, hanya dengan sedikit penyesuaian bisa menyebabkan diskualifikasi” dapat terjadi.
Memahami perbedaan ini atau tidak, dapat menentukan hidup dan mati Anda dalam prop firm. Nah, mari kita kupas lebih dalam mengenai mekanisme masing-masing drawdown.
Apa Itu Drawdown? | Konsep yang harus dipahami pemula FX pertama kali

Drawdown itu sama dengan “unrealized loss” ya? Atau sama dengan “stop loss”? Saya belum begitu paham…

Pertanyaan yang bagus. Drawdown bukan “unrealized loss” atau “stop loss”, melainkan angka yang menunjukkan seberapa besar penurunan dari puncak akun Anda. Di prop firm, ini menjadi kriteria penentuan diskualifikasi.
Definisi Dasar Drawdown
Drawdown adalah penurunan dari nilai tertinggi (puncak) akun ke nilai saat ini. Sebagai istilah umum dalam trading, drawdown berarti “tingkat penurunan dana”. Namun, dalam konteks prop firm, drawdown berfungsi sebagai “kondisi diskualifikasi”, sehingga konsepnya lebih penting daripada trading FX biasa.
Pada akun trading biasa, drawdown yang besar hanya berarti “dana berkurang”. Tetapi di prop firm, jika melampaui batas drawdown yang telah ditentukan, Anda akan langsung didiskualifikasi dan kehilangan semua keuntungan yang telah diperoleh.
Cara Menghitung Drawdown (Rumus Dasar)
Perhitungan drawdown sangat sederhana.
Rumus Drawdown
Drawdown (%) = (Puncak Dana – Dana Saat Ini) ÷ Puncak Dana × 100
Contoh:
- Modal awal: $100.000
- Puncak dana: $105.000 (Keuntungan +$5.000)
- Dana saat ini: $99.000 (Rugi $6.000)
- Drawdown = ($105.000 – $99.000) ÷ $105.000 × 100 = Sekitar 5,71%
Yang penting diingat adalah, drawdown terkadang dihitung berdasarkan “puncak dana”, bukan “modal awal”. Perbedaan inilah yang menjadi inti dari “Static Type” dan “Trailing Type”, yang akan kita bahas lebih lanjut nanti.
2 Jenis Drawdown di Prop Firm
Aturan drawdown di prop firm dikelola dalam 2 rentang waktu yang berbeda.
| Jenis | Periode | Batasan Umum | Penjelasan |
|---|---|---|---|
| Daily Drawdown | Harian (1 hari) | -5% | Kerugian maksimal yang diizinkan dalam 1 hari |
| Maximum Drawdown | Keseluruhan Periode | -8% hingga -10% | Kerugian maksimal yang diizinkan sepanjang periode tantangan |
Daily Drawdown adalah “batasan harian”, sedangkan Maximum Drawdown adalah “batasan total”. Jika melanggar salah satu saja, Anda akan langsung didiskualifikasi. Jadi, bayangkan seperti “kerugian harian 5% di bawah, kerugian total 10% di bawah” sebagai dua batasan yang harus dipatuhi.
Mengapa Prop Firm Memiliki Aturan Drawdown?
Anda mungkin berpikir, “Saya bisa mengatur sendiri agar tidak rugi besar, jadi aturan tidak diperlukan”. Namun, ada alasan jelas mengapa prop firm menetapkan aturan drawdown.
- Evaluasi Kemampuan Manajemen Risiko: Prop firm adalah model bisnis “mengelola dana yang diamanahkan”, sehingga perlu menyaring trader yang terlalu mengambil risiko
- Mencegah Kerugian Besar: Mencegah trader melakukan trading yang tidak terkendali dan kehilangan sebagian besar dana
- Disiplin Profesional: Bahkan trader institusi ada batasan drawdown. Prop firm mencoba meniru hal ini secara artifisial
Jadi, aturan drawdown bukanlah “menyiksa trader”, melainkan “penyaringan apakah Anda dapat bertindak sebagai profesional”. Memahami hal ini dapat membuat Anda melihat batasan drawdown secara positif sebagai “syarat yang harus dipenuhi”, bukan negatif.
Memahami Sepenuhnya Daily Drawdown (Batasan Kerugian Harian)

Daily Drawdown itu berarti “kalau rugi 5% sehari, gak boleh” kan? Gampang lah!

Konsepnya memang sederhana, tapi “berdasarkan apa 5% dihitung” dan “kapan direset” jika tidak dipahami dengan benar, Anda bisa terperangkap.
Apa Itu Daily Drawdown?
Daily Drawdown adalah batasan kerugian maksimal dalam 1 hari (24 jam). Hampir semua prop firm menetapkannya pada -5%.
Misalnya, jika modal awal $100.000, daily drawdown -5% adalah $5.000. Artinya, jika
